[Fanfiction] Alphabet Series — H_yung!

Hyung!

 

|| third story of Alphabet Series with Hyung! || presented by ALPHASTEE || starring Hansol (Kim Hansol) and Gohn (Kim Dongsung) Topp Dogg (why not HanB? Because HanB only suitable for Shounen-Ai a sweet relationship. But I made this story fluffy._. Ah if you’re Topp Klass you’ll understand why I choose HanGohn instead of HanB._______________________________. SORRY I’M BORED!;;-;; ), and as cameo Papa Kim, Mama Kim, and Kim Byungjoo (B-Joo Topp Dogg. Always, idk why or it’s my feels for HanB) || (failed)-fluff, family, AU, General, Ficlet ||

김 동성  김 한솔 

“Saranghae, Hyung!”

한솔  

Manipulated Age and Family tree (?) available. Plot, story, series, cover, idea /? originally mine. Don’t be plagiat, remember it’s Ramadhan /?

wait, sorry if it’s a little bit weird. I’m a little bit having an error on my mind.__________________.

ini bulan puasa ya?

Eh udah deh, mulai ceritanya.________________________________.


Hyung!”seorang anak kecil menarik-narik lengan kakaknya yang sedang asyik menonton pertandingan antara Jerman melawan Algeria bersama ayah mereka. Yang dipanggil hanya diam dan serius menonton piala dunia itu.

Hyuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuung~”sang adik yang tidak menyerah walau sudah dicuekin oleh kakaknya mengeluarkan jurus rahasia para maknae. Apalagi kalau bukan aegyo.

Sang kakak yang memang dari awal tidak tahan dengan aegyo sang adik akhirnya menoleh dan menatap adiknya kesal.

“Hansollie, tidakkah kau melihat kakak sedang menonton bola?”tanya sang kakak berpura-pura tenang walau dalam hati ia jengkel. Oh c’mon, yang bertanding adalah regu favoritnya dan ia tidak ingin melewatkan barang satu detik saja dari pertandingan tersebut.

Yeah, walau ia harus bertarung dengan rasa kantuk yang melanda dirinya seperti badai.

Hyung, ayo ke minimart~”ajak sang adik, Hansol, sambil terus menerus menarik tangan si kakak.

“Dongsung-a, ajaklah adikmu itu ke minimart. Soal pertandingan biar papa rekam kalau gol,”ucap sang ayah bijak sambil mengeluarkan phone beliau.

“Menonton rekaman tidak sama seperti menonton di TV, Pa,”rengut Dongsung sang kakak kesal. Hansol kecil hanya mampu memasang tampang suci tanpa dosa.

“Tapi kan sekarang kamu menonton dari rekaman para kameramen, kan?”sindir Papa Kim.

“Ah Papaaa. Itu beda hal lagi. Pokoknya kalau ini menyangkut Jerman jangan ganggu aku!”kata Dongsung tegas lalu kembali serius menonton bola.

Hyung sedang sibuk, ya? Kalau begitu aku akan bermain di kamar agar tidak mengganggu Papa dan Dongsung hyung~~”jerit Hansol riang sambil berlari ke kamarnya. Dongsung bersorak di dalam hatinya dan Papa mereka hanya bisa tersenyum geli melihat tingkah anak mereka. Sebagai seorang laki-laki, Papa Kim langsung terfokus ke arah TV saat mendengar sorakan penonton.

“Paaaaaaaaaaa!”Dongsung dan Papa Kim terlonjak mendengar teriakn seorang perempuan. Jangan berfikir horor dulu (semua setan di kurung di neraka saat puasa, ingat?). Yang berteriak adalah Mama Kim yang sedang asyik istirahat bersama adik baru Dongsung dan Hansol. Namanya Byungjoo. Papa Kim langsung berlari mengabaikan siaran bola dan meninggalkan Dongsung sendirian.

“Yeeeshh~”sorak Dongsung dalam hatinya. Ia mengambil posisi ternyaman di atas sofa besar dan menikmati siaran bola.

 

Namun…..

 

“Dongsung hyung! Dongsungie hyung!~~”Hansol menggoncangkan badan sang kakak.

“Dongsungie hyuung~ Ireonaaa!!”Hansol semakin kuat menggoncang-goncangkan badan Dongsung hingga terdngar bunyi berderit dari sofa.

Hyu-

“Ada apa, sih, Hansollie?”tanya sang kakak yang akhirnya berhasil di bangunkan. Hansol mengelap keringat yang menetes dari dahinya.

“Huh, hyung dibangunkan susah sekali,”ucap Hansol. Dongsung terduduk perlahan sambil mengusap matanya.

“Jam berapa sekarang?”tanya Dongsung parau.

“Jam 3 so-“belum sempat Hansol menyelesaikan kata-katanya, Dongsung sudah menjerit.

“Jam 3?! Jam 3 sore?! Astaga tadi siapa yang menang? Kenapa aku bisa ketiduran?! Huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!”jerit Dongsung diikuti tangisan. Hansol yang bingung mengapa kakaknya menangis langsung berlari ke Papa Kim yang sedang mengerjakan tugas dari kantor.

“Papaaaaaaaaaaa! Hyung menangis!”lapor Hansol sambil sedikit mendorong badan Papa Kim.  Beliau menoleh ke arah anak keduanya lalu melihat Dongsung yang menangis di sofa ruang keluarga.

Bagaimana aku bisa tidak sadar kalau Dongsung menangis?

“Papa, eotteokhae? Apa Hansol salah karena Hansol membangunkan hyung? Hansol kan cuman pingin diantarkan ke minimart sama hyung. Hansol salah, ya?”panik Hansol. Matanya yang bulat sudah tergenang air mata. Papa Kim hanya mampu menahan pusing yang melandanya melihat kedua anaknya sudah berlinang air mata karena masalah kecil.

Semoga Byungjoo tidak secengeng hyungdeulnya.

“Hansol tidak salah kok. Katakan pada hyungmu itu, kalau Jerman menang 2-1 tadi pagi. Sudah sana, Papa ada kerjaan. Oh ya, Hansollie mau ke minimart, kan? Ini uangnya, jangan dihabiskan ya,”Papa Kim menyerahkan sejumlah uang lalu mendorong anak keduanya itu keluar ruang kerja.

Hansol kembali berlari ke arah hyung favoritnya yang masih menangis.

“Dongsungie hyung! Kata Papa tadi Jerman menang 2-1. Hyung jangan menangis,”rajuk Hansol sambil memainkan tangan kanan Dongsung. Dongsung melirik ke arah adiknya dan kembali menangis.

Hyung jangan menangis….,”panik Hansol. Hansol salah dimana lagi? Kenapa hyung menangis terus. Hansol salah dimana….

Hyung, Hansol salah, ya? Makanya hyung menangis?”tanya Hansol dengan –tanpa sadar- mengeluarkan aegyonya. Dongsung menoleh ke adiknya lalu mengacak rambut Hansol.

“Hansollie tidak salah, kok. Hyung yang salah ketiduran saat menonton tim favorit hyung. Papa bilang tadi berapa skornya?”tanya Dongsung lirih. Aih, Hansol selalu sukses menjadi moodbooster.

“2-1,”jawab Hansol pelan. Jerman menang? Yeesh!~ Dongsung tersenyum puas mendengar jawaban adiknya. Tiba-tiba ia teringat bahwa yang membangunkannya tadi adalah Hansol. Apa ada sesuatu yang ingin dia pinta, ya?

“Nah, tadi Hansol bangunin hyung karena apa?”Dongsung menyejajarkan tingginya dengan Hansol dan mengacak-acak rambut Hansol lagi.

“Nanti hyung marah?”rengut Hansol sambil menunduk dan memainkan kakinya.

“Hansol kan udah lari-lari ke Papa buat menanyakan skor pertandingan bola tadi. Bagaimana hyung bisa marah, hmm?”ucap Dongsung.

“Hansollie…. Hansollie….”

“Iya? Katakan saja.”

“Hansollie…. mau ke minimart bareng hyung,”jawab Hansol akhirnya. Dongsung berdiri dan menarik tangan adiknya.

Kajja! Hyung belikan es krim kesukaan Hansol yang imut!”teriak Dongsung diikuti senyuman manis di bibir Hansol.

.

.

.

-epilog-

 

“PAPA! HANSOL NAKAL! DIA MEMAKAN JATAH ES KRIMKU!!!!!”

Hyung maaf, huaaaaaaaaaa!”

“Oaaaaaaaaaaaaaakkkkkk!!!!!!!!”

“PAPAAAAAAAAAAA!”

“Oh tidak, HENTIKAN PENDERITAANKU!!!!!!!!!!!!”

 

The End (or sequel, I love this family kkk)


Heylo~~~ Kayaknya aku selalu ngepost Alphabet Series sebelum shalat tarawih, deh._.

Tunggu, itu bener nggak sih Jerman-Algeria 2-1? Aku tadi cuman ngeliat sampe menit ke 70-an._. Aku juga nggak tahu Jerman itu hebat atau nggak. Mboh lah’-‘)

Ah maaf untuk Gohn, aku nistakan dia disini._. Duh mas Gohn ampuni adikmu ini.__________________. Trus kayaknya aku bakal sering make keluarga ini (Papa-Mama Kim, Han-Gohn-B). Byungjoo baru punya satu dialog kasihan._.

Oh ya, disini semuanya dimanipulasi. Gohn 10 tahun, Hansol 6 tahun, dan Byungjoo masih baru lahir. Padahal aslinya mereka line 92-93-94._.

Ah maaf ini nista._. Cuman ingin memuaskan hasrat /? menulis ff pake cast HanGohn. Mereka so sweet banget sih, kayak kakak-adik beneran. Beda dari HanB yang kayak orang pacaran._.

Sudah, deh. Butuh siap-siap buat tarawih. Dagh~~

p.s = baru kali ini aku bikin ff jumlah katanya bagus, 777words._.

Advertisements

3 thoughts on “[Fanfiction] Alphabet Series — H_yung!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s